In-Clinic⠀ Harga Terbaik
Rp. 1.158.000 - 1.200.000
1 gram / 3 gram Vitamin C
In-Home
Rp. 1.958.000 - 2.000.000
1 gram / 3 gram Vitamin C
Pilih 1 jenis Vitamin B kompleks (tidak lebih dari 1 kali setiap 14 hari)
Pilih 1 atau 2 botol obat herbal untuk fungsi otak sesuai resep.
Pilih 1 atau 2 botol Oral Tonic Traditional Jamu jika diperlukan, sesuai resep. 1 liter.
Terapi yang kuat ini umumnya dipilih oleh:
Vita Brain dari IDB mendukung…
IDB menawarkan harga terbaik dan kualitas tertinggi di 3 klinik yang berlokasi strategis di Bali – Canggu, Ubud, dan Jimbaran.
Vita Brain adalah infus Nootropik dan terapi peningkat fungsi otak yang secara efektif memperkuat koneksi saraf, mempertajam pikiran, dan meningkatkan daya ingat. Kami menambahkan 1 gram Piracetam + L-Carnitine, menciptakan infus neuro-energi yang membantu otak dan sistem saraf menyerap lebih banyak glukosa dan oksigen. Kombinasi optimal ini terbukti mendukung kejernihan mental, fokus tinggi, dan vitalitas kognitif, sekaligus mengurangi efek penuaan otak.
Piracetam dikenal luas dalam terapi fokus dan ingatan, sangat efektif untuk mempertahankan fungsi kognitif dan mencegah gangguan memori seperti demensia. Ini juga populer sebagai suntikan vitamin otak bagi pelajar, eksekutif, dan lansia, guna memperkuat kapasitas belajar dan proses berpikir cepat. Lansia dengan Alzheimer atau Parkinson sangat diuntungkan dari peningkatan oksigenasi dan penyerapan nutrisi ini.
Manfaat L-Carnitine termasuk peningkatan kesehatan jantung dan otak, mempercepat pembentukan tubuh, dan membantu pemulihan pikiran secara alami. Nutrisi ini mendukung produksi energi di tingkat sel serta meningkatkan fungsi saraf dengan cara yang mendalam.
Vitamin C dosis tinggi (1–3 gram) merangsang produksi glutathione dan kolagen, penting untuk kekuatan jaringan dan sistem saraf. Glutathione menurun seiring usia, namun terapi ini membantu mengembalikannya secara alami. Efeknya mungkin halus, tetapi dampaknya langsung terasa—pikiran jernih, tubuh segar.
Efek Herxheimer sangat jarang terjadi, ketika pertama kali menerima infus intravena, beberapa orang mengalami apa yang disebut Efek Herxheimer, yang merupakan hasil dari infus yang sangat efisien dan efektif dalam menetralkan patogen. Hal ini terkadang merangsang daya tahan tubuh terlalu cepat bagi tubuh untuk membuang racun melalui saluran eliminasi normal. Maka tubuh terpaksa untuk menggunakan organ eliminasi sekunder: paru-paru, sinus, kulit, dan banyak lagi. Efeknya mungkin terasa seperti pilek ringan atau flu, buang air besar, menggigil, dll. Kulit juga dapat menghilangkan racun yang tersimpan, yang mungkin terlihat sebagai erupsi kulit kecil sementara– semua ialah bagian dari pembuangan racun yang menyebabkan penuaan dini dan masalah kulit,dan dianggap sebagai reaksi yang menguntungkan, karena sistem kekebalan telah diaktifkan, dan bekerja untuk menyembuhkan dari patogen dan racun.
Efek ini cenderung lebih sering terjadi pada pengguna pertama kali atau pada mereka yang menerima dosis besar terlalu cepat. Pengguna berpengalaman umumnya tidak mengalami “reaksi yang kurang nyaman”, melainkan merasakan manfaat terapi IV dalam beberapa jam setelah pemberian. Tidak adanya “reaksi yang kurang nyaman” dapat menjadi indikasi bahwa dosis yang lebih besar mungkin dapat dipertimbangkan di kemudian hari.
PENTING: Kami sangat menyarankan:
Dalam kasus yang jarang terjadi, jika pasien mengalami sakit kepala atau ketidaknyamanan lainnya, cukup perlambat laju tetesan infus. Hal ini sering disebut sebagai “bahasa tubuh” — sinyal bahwa tubuh meminta proses dilakukan lebih perlahan agar dapat menyembuhkan dengan lebih optimal dan tidak kewalahan oleh proses netralisasi patogen.
Dalam kasus detoks yang direncanakan atau terjadi sebagai respons terapi, pada kesempatan yang jarang pasien dapat mengalami demam ringan, gangguan pencernaan, sakit kepala ringan, atau pegal-pegal umum. Perlu diingat bahwa tubuh sering menggunakan panas atau demam sebagai bagian dari respons alaminya terhadap patogen — ini dapat dianggap sebagai sinyal bahwa terapi sedang bekerja. Disarankan untuk minum banyak air dan melakukan aktivitas fisik ringan jika memungkinkan. Jika gejala terasa berat atau berkepanjangan, sebaiknya segera berkonsultasi dengan tenaga medis.
Dalam kasus yang jarang terjadi, pasien dapat mengalami keringat dingin saat tidur. Hal ini dapat menunjukkan bahwa tubuh sedang mengeliminasi zat-zat sisa melalui kulit dan sistem sirkulasi sebagai bagian dari proses pemulihan. Respons seperti ini sering dikaitkan dengan proses detoksifikasi dan aktivasi sistem imun. Dalam kasus lainnya, pasien justru langsung merasakan berbagai manfaat terapi IV dalam waktu relatif singkat setelah pemberian. Jika muncul gejala yang tidak nyaman, berat, atau berkepanjangan, disarankan untuk segera menghubungi tenaga medis untuk evaluasi lebih lanjut.
Terutama pada pemberian IV dosis tinggi, pasien mungkin merasa perlu tidur lebih lama dalam 24–36 jam berikutnya. Proses pemulihan tubuh berlangsung paling optimal saat istirahat dan tidur yang cukup. Pasien juga dapat mengalami peningkatan frekuensi buang air kecil atau proses eliminasi lainnya sebagai bagian dari respons tubuh setelah terapi. Jika terdapat keluhan yang tidak biasa atau berlebihan, sebaiknya konsultasikan dengan tenaga medis.
Pada periode ini, pasien biasanya mulai sepenuhnya merasakan manfaat terapi IV, yang umumnya meliputi peningkatan energi dan kejernihan kognitif, respons imun yang lebih baik, kualitas tidur yang meningkat, perbaikan kondisi kulit, sering kali penurunan keinginan berlebihan (cravings) atau kebiasaan tertentu.
Prosedur dan terapi dilakukan di bawah pengawasan tenaga medis profesional dengan menggunakan bahan berkualitas farmasi serta protokol klinis yang terstandarisasi. Setiap sesi dilaksanakan di lingkungan klinis yang terkontrol untuk memastikan keamanan dan mutu perawatan.